Tidak hanya Fela dari Indonesia, 5 Wanita Ini Nekat Lelang Keperawanan di Situs Online

kabarpentang– Publik Indonesia digemparkan dengan beredarnya satu video seseorang gadis, mengakui bernama Fela serta akan jual keperawanan dalam suatu situs bernama Cinderella Escorts.

Yang membuat kaget, wanita itu menuturkan jika dia datang dari Indonesia. Dalam video singkat berisi perjumpaan itu, Fela menuturkan banyak hal mengenai dianya dalam bahasa Inggris.

“Hai, nama saya Fela. Saya datang dari Indonesia serta berumur 21 tahun. Saya ingin jual keperawanan saya di situs Cinderella Escorts,” tutur gadis memiliki rambut panjang yang memakai kawat gigi (behel) dalam bahasa Inggris.

Dalam video itu juga Fela menuturkan fakta dianya nekad jual keperawanannya itu. Permasalahan ekonomi ialah fakta terbesarnya.

Dimaksud dalam situs Cinderella Escorts jika seseorang politisi asal Jepang memenangi lelang itu. Keperawanan Fela dimaksud sudah laris 1,2 juta Euro atau sama dengan Rp 19 miliar.

Cinderella Escorts memang diketahui menjadi situs kencan yang jual banyak gadis. Fela bukan wanita hanya satu, ada beberapa masalah sama yang berlangsung.

Tersebut 5 masalah nekat jual keperawanan di situs kencan:

1. Untuk Jadi Dokter, Wanita Ini Jual Keperawanan

Seseorang mahasiswi cantik ini nekat jual keperawanannya dalam dunia maya, lewat situs perusahaan layanan ‘escort’ di Eropa.

Ariana, wanita cantik yang datang dari Rusia itu mengakui membutuhkan uang untuk cost kuliah.

Meskipun sebetulnya ada beberapa cara lainnya untuk mencari uang, Ariana telah mengambil keputusan hati untuk jual keperawanannya, menjadi langkah paling cepat serta paling mudah untuk menggalang dana.

Dia mengakui sangat terpaksa. “Banyak mahasiswa yang mempunyai permasalahan waktu berkuliah. Orang mesti kerja agar dapat membayar pendidikan,” katanya.

“Saya ingin geser ke negara lainnya untuk melanjutkan kuliah kedokteran. Kampus mahal sekali. Cost rumah pun tinggi.”

“Saya memikirkan sulitnya tinggal di negara lainnya, karena itu saya ingin selesai dengan beban keuangan agar dapat konsentrasi pada kuliah kedokteran.”

Dibaca Juga : Makanan yang Tidak Akan Sempat Kadaluarsa

Ariana menjelaskan jika orangtuanya tidak tahu triknya mencapai permodalan serta memberikan jika dia tidak sungkan menuturkan pada mereka kira-kira ketahuan.

Menurut mopo24.de, lelang diawali pada angka 150 ribu euro atau Rp 2,2 miliar.

Nyatanya, Ariana tidak sendirian dalam lakukan lelang. Sahabatnya yang bernama Lolita pun melelang keperawanannya. Harga membuka lelang pun 150 ribu euro.

2. Perlu Modal Usaha, Mahasiswi Lelang Keperawanan

Seseorang mahasiswi asal London, Inggris yang saat itu berumur 26 tahun buka penawaran tidak biasa. Untuk memperoleh uang dalam jumlahnya besar, gadis itu nekat jual keperawanannya.

Wanita itu didapati bernama Jasmine. Dia menyengaja mendaftar namanya ke situs Cinderella Escort yang bermarkas di Jerman.

Cinderella Escort sendiri ialah situs lelang perawan. Terdapat beberapa wanita yang tercantum dalam rincian, komplet bersama photo.

Penawaran yang disuruh oleh Jasmine termasuk fenomenal. Dia jual keperawannya di harga 90 ribu pound sterling atau sama dengan Rp 1,6 miliar. Bahkan juga, dia mengharap ada seorang yang bisa memberikan harga lebih.

Ingin buka usaha baru serta memerlukan modal ialah salah satunya fakta penting Jasmine nekat melelang dianya. Dia juga mengaku, jika ke-2 orangtuanya sepakat dengan usaha yang dia kerjakan.

Orang-tua Jasmine menjelaskan, melelang keperawanan ialah inspirasi yang bagus daripada menanti orang yang pas untuk jadikan pasangan hidup.

“Saya betul-betul menghargai pemikiran beberapa orang, yakni melepas keperawanan sesudah menikah. Tapi saya pikir umur 26 tahun ialah waktu yang pas. Saya telah kelamaan menanti serta ingin pilih jalan sendiri,” tutur Jasmine.

Jan Zakobielski, pendiri dari situs Cinderella Escort mengawali bisnisnya di Dortmund, Jerman. Pria berumur 27 tahun itu menyamai wanita perawan seperti minuman anggur mahal serta mobil elegan.

Situs Cinderella Escort mengaku keperawanan yang mereka lelang telah bisa dibuktikan dengan sertifikat dokter.

3. Lelang Keperawanan untuk Donasi

Untuk membantu sama-sama dan bangun rumah untuk keluarga miskin, seseorang mahasiswa Brasil meniti jalan yang berlebihan serta membuat orang geleng-geleng kepala yakni melelang keperawanannya.

Catarina Migliorini menampik dimaksud pelacur serta menyatakan jika ia masih tetap yakin cinta. Dia mengakui, lihat peluang melelang keperawanannya itu untuk bikin perihal yang baik di dunia, pun untuk dianya.

“Bila kau mengerjakannya cuma sekali seumur hidup, itu berarti bukan PSK. Seperti dalam bila seorang membuahkan photo mengagumkan sekali dalam kehidupannya, bukan bermakna dia seseorang photografer.” kata Catarina.

Ketetapan mahasiswa pendidikan jasmani itu memetik pro-kontra waktu dia mengijinkan team kru Australia mengikutinya setiap waktu, dalam pembuatan film dokumenter bertopik, “Virgin Wanted”.

Proses lelang sudah selesai di angka US$780 ribu atau seputar Rp 7,49 miliar. Pemenangnya ialah seseorang pria Jepang bernama Natsu.

Dia berkompetisi ketat dengan dua pria asal AS, Jack Miller serta Jack Right, dan pria India bernama Rudra Chatterjae. Mereka ikhlas merogoh kocek dalam-dalam untuk dapat berkencan tadi malam jemu dengan wanita itu.

Ketetapan pemudi yang saat itu berumur 20 tahun memang dipandang cukuplah berani.

4. Jual Keperawanan ‘Atas Nama Cinta’

Satu rumah bordil legal di Nevada didatangi oleh seseorang gadis. Katherine Stone namanya, dia menjelaskan pada sang pemilik tempat service sex itu jika ia ingin kerja untuk dia. Tetapi, bukan berhubungan seks.

Katherine yang bercita-cita ingin jadi seseorang pengacara itu merencanakan jual suatu yang wanita lainnya di dalam rumah bordil itu tidak dapat suguhkan yakni keperawanannya.

Ketetapan wanita 20 tahun itu untuk jual keperawanan jadi kontroversi di mata kelompok-kelompok orang. Terpenting mereka yang memandang jika ‘kesucian’ itu cuma dapat dikasihkan atas nama cinta.

Akan tetapi buat Katherine, itu lah yang sekarang tengah dia kerjakan, ‘memberikan keperawanannya atas nama cinta’.

Pada 2014 Katherine serta keluarganya hampir jadi tunawisma saat tempat tinggalnya yang ada di lokasi Seattle, Washington, ludes dilahap si jago merah.

Tiada mempunyai asuransi bangunan, Katherine dengan keluarganya sangat terpaksa masih menempati rumah hangus mereka.

Sampai dalam satu hari Katherine temukan satu artikel menarik tentang prostitusi legal dari halaman penting sosial media Facebook-nya.

Sesudah membaca serta pelajari tempat itu, wanita yang saat itu sangat terpaksa menempati rumah kosong itu pada akhirnya akan memutuskan untuk mengontak salah satunya rumah bordil di wilayahnya serta jual keperawanannya.

5. Transgender Jual Keperawanan Untuk Operasi

Lelang keperawanan nyatanya pun dikerjakan oleh seseorang wanita transgender. Seseorang transgender bernama Lila Rose buka penawaran langka. Dia janji akan memberi keperawanannya pada siapapun. Asal orang itu bersedia membiayai operasi ubah kelamin sebesar Rp 266 juta.

wanita transgender yang profesinya menjadi vlogger itu datang dari Shepherd’s Bush di London Barat.

Saat setahun paling akhir, dia sudah lakukan beberapa pergantian fisik serta lakukan suntik hormon.

Sisi payudara Lila juga telah jadi membesar seperti wanita biasanya. Ukuran branya juga telah sampai 34C. Tapi ukuran itu belumlah memuaskan hatinya.

Lila inginkan ukuran yang semakin besar. Dia belumlah dengan gamblang menyebutkan ukuran yang sesuai dengan. Tapi, cost operasi yang sudah dia kemukakan itu cukup sudah untuk meningkatkan ukuran payudaranya.

Tidak hanya meningkatkan volume payudara, ada satu sisi yang tidak lepas dari pandangan Lila yakni bokongnya. Dia ingin pantatnya semakin besar.

“Ketetapan ini telah saya fikir dengan matang-matang. Sesudah melakukan operasi, saya akan memberi keperawanan saya pada pemberi dana,” tutur Lila yang sekarang berumur 25 tahun.

“Saya bisa menjadi wanita baru serta tentu saja tampak lebih fresh. Sistemnya simpel, penawar tinggi akan terima hadiahnya,” imbuhnya.

Semenjak kecil, Lila begitu ingin jadi wanita. Kegundah-gulanaannya semakin di rasa sesudah alami desakan dalam keluarga. Jiwanya seperti terjebak pada tubuh yang salah. Lebih dia mesti berlaku baik sebab tumbuh besar dalam keluarga yang patuh melaksanakan ibadah.

Sesudah geser dari Paris ke London, baru dia berani kenakan pakaian seperti wanita. Belajar kenakan make-up serta pergi ke salon seperti wanita biasanya.

Karirnya menjadi figur yang populer diawali waktu dia mulai membuat panduan make-up di media sosial kepunyaannya.

Sekarang, Lila tinggal menanti operasi perubahan alat kelamin yang sampai kini dia inginkan.

Sumber : Liputan6

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*