Malapetaka Pesawat Polish Airlines Renggut Yang diimpikan Juara Petinju Muda AS

kabarpentang– Tragedi dunia penerbangan pun berlangsung ini hari 39 tahun kemarin. Saat itu, maskapai Polandia, pesawat Polish Airlines yang memakai jet Ilyushin 62 bikinan Soviet jatuh saat berupaya datang di Warsawa.

Semua yang ada di pesawat itu tidak terselamatkan. Sekitar 87 orang, termasuk juga 22 anggota team tinju Amerika Serikat jadi korban meninggal burung besi nahas itu pada 14 Maret 1980.

Tidak hanya membawa beberapa petinju muda, penerbangan maskapai Polandia dari New York itu membawa 77 penumpang serta 10 awak.

Malapetaka itu berawal waktu Polish Airlines mendekati datang di bandara arah sebab ada permasalahan dengan roda pendaratan. Awalannya pilot coba pilihan langkah memakai mekanisme spesial untuk mengatasi permasalahan pendaratan roda pendaratan. Akan tetapi, dorongan penambahan yang dipakai dalam mekanisme itu malah mengakibatkan salah satunya mesin pesawat pecah, yang selanjutnya memutuskan jalan kontrol kemudi serta elevator, yang dibutuhkan untuk mengatur arah serta ketinggian pesawat.

Maut juga tidak dapat dielak, 1/2 mil dari bandara, pesawat menabrak pangkalan militer sebagai benteng di era ke-19. Sejumlah besar tubuh burung besi itu datang di parit berisi air di seputar pangkalan.

Sebab tempat kecelakaan yang susah dijangkau, jasad-jasad beberapa penumpang Polish Airlines bergelimpangan disana saat lebih dari sehari.

Diantara beberapa korban ialah 14 petinju amatir Amerika, sejumlah besar berumur remaja serta lakukan perjalanan pertamanya ke Amerika Serikat. Mereka melancong dengan enam pelatih serta seseorang asisten untuk hadir laga di Katowice, Polandia.

Beberapa petinju itu tengah menyiapkan eksperimen Olimpiade mendatang (lalu Amerika Serikat akan memboikot Olimpiade Moskow 1980 sebab invasi Uni Soviet ke Afghanistan). Team ini di pimpin oleh Pelatih Tom Sarge Johnson, yang sudah menolong team tinju Olimpiade AS 1976 mencapai lima medali emas serta tujuh medali keseluruhannya.

Lemuel Steeples ialah petinju terunggul yang jadi korban pesawat nahas itu. Dia memenangi kejuaraan Pan American Games di kelas berat serta adalah juara nasional amatir; ia bisa menjadi favorite untuk medali emas Olimpiade bila tidak meninggal dalam tragedi hawa itu.

Seseorang antropolog terpenting, Dr. Alan Merriam, serta vokalis Polandia Anna Jantar pun jadi korban meninggal Polish Airlines.

Juara kelas berat mudah dunia, Bobby Czyz, mujur terlepas dari maut kecelakaan pesawat itu. Petinju Polandia-Amerika itu ialah anggota team tinju AS yang diskedulkan lakukan perjalanan waktu tragedi, tapi dia tidak jadi terbang sebab terluka dalam kecelakaan mobil cuma beberapa waktu sebelum keberangkatan team.

Dibaca Juga : Pakar Saraf Kuak Langkah Terunggul Meniadakan Daya ingat Jelek di Otak

Tidak hanya malapetaka hawa di Polandia, pada tanggal yang sama tahun 1489, riwayat mencatat jika Ratu Siprus, Catherine Cornaro, jual kerajaannya pada Venesia.

Selain itu di tanggal serta bulan yang sama pada 1879, figur jenius Albert Einstein dilahirkan di Ulm, W├╝rttemberg, Jerman.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*